BENCI??? OH TIDAK!!!


Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari lamanya. Kedua-duanya bertemu, namun saling berpaling antara satu sama lain. Orang terbaik antara keduanya adalah yang terlebih dahulu mengucapkan salam.

Benci??? Oh Tidak!!!Saat ini banyak sekali orang yang mulai menjaga jarak (membenci) dengan rekannya sendiri, khususnya para remaja yang baru saja putus dengan pasangannya. Hal ini memang tak dapat dipungkiri, karena dari hasil penelitian lebih banyak menjawab bahwa mereka lebih baik membenci orang yang baru saja menyakiti hatinya agar dapat segera melupakannya.

Sebenarnya kita tak perlu membenci orang-orang yang telah menyakiti kita, apalagi sampai melupakannya. Nabi Muhammad SAW saja tidak pernah membenci orang-orang yang telah meyakitinya, mencacinya, bahkan orang yang ingin membunuhnya, Beliau selalu memafkan orang-orang tersebut. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya “Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari lamanya. Kedua-duanya bertemu, namun saling berpaling antara satu sama lain. Orang terbaik antara keduanya adalah yang terlebih dahulu mengucapkan salam” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apa gunanya membenci seseorang? Yang ada kita hanya akan menambah daftar musuh pada kehidupan kita, membenci boleh saja jika memang sudah benar-benar keterlaluan, tapi jangan benci yang berlebihan atau sampai melupakan orang itu, pada hadits diatas sudah dijelaskan tidak boleh lebih dari tiga hari, ingat TIGA HARI, setelah itu kita harus baikan lagi.

Bagi orang yang membenci secara berlebihan maka dia akan merusak diri sendiri, Oleh sebab itu, Hassan al-Basri berkata: “Bersederhanalah dalam mencintai, dan tidak melampaui dalam membenci. Sungguh banyak orang yang binasa karena berlebihan dalam mencintai. Dan sungguh banyak orang yang binasa karena berlebihan dalam membenci.” (HR. Baihaqi), dan Sayidina Ali bin Abi Talib juga pernah berkata: “Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, siapa tahu ia akan menjadi musuhmu suatu hari nanti. Dan bencilah musuhmu sekadarnya saja, siapa tahu ia akan menjadi kekasihmu suatu hari nanti.”

Nah, buat para remaja yang sedang berada dalam dunia asmara (Pacaran) janganlah kalian terlalu mencintai, lagipula kalian masih belum resmi atau halal, dengan begitu kalian juga gak bakalan terlalu membenci jika suatu saat kalian berpisah (putus cinta); dan buat para remaja yang cintanya bertepuk sebelah tangan, janganlah kalian terlalu berharap dan terlalu mencintainya, karena jika cowok/ cewek itu tidak menyukai kalian, rasa benci yang akan muncul tidak mungkin berlebihan.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca yang budiman, dan semoga kita selalu diberi kesabaran oleh Allah SWT sehingga kita dapat menghadapi segala sesuatu dengan tenang tanpa adanya rasa benci. Amien…

Advertisements

About Admin

Menyelami Dunia Aktivis...

Posted on 3 November 2013, in ISENG-ISENG, PEMIKIRAN BIASA and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

KINI IN ACTION

Kembali Ke Islam, Kembali Ke Fitrah

ARTLESSLY FIT

Health & fitness in the most simple, cost-effective and straightforward ways

MEDITASITE

Fadlur Rahman Official Site

Obat Ambeien Indonesia

Mengobati Ambeien Atau Wasir Dengan Cepat Dan Aman Yakni Ace Maxs Obat Herbal Berkhasiat Tinggi

Jari Manis Indonesia

Aktivasi kekuatan Pikiran

Mega Putih Outbound Provider

Your Partner Of Improvement!

Wisata Kuliner Arema

Find Food For Mood

Melancholia

a pleasure of being sad.

Tips dan Tricks

Indahnya Bebagi

bcrita.com

Bercerita Mengenai Informasi dan Inspirasi Terkini

%d bloggers like this: