Kenangan


kenanganRamadhan itulah yang mempertemukanku dengannya disaat aku diajak untuk buka bersamanya oleh sahabatku, pertemuan pertama itu membekas dalam fikiranku, pertemuan yang terjadi di sebuah rumah makan tepat dibelakang kampus negeri ternama di Kota Malang. Pandangan pertama yang selalu terbayang-bayang dalam benakku dan sulit sekali untuk aku lupakan. Dialah yang selalu menari-nari dalam alam bawah sadarku dan selalu menghantui dalam lelap tidurku.

Pertemuan itu memunculkan banyak tanda tanya dalam keseharianku tentang siapa dia? Dari mana asalnya? Bagaimana kepribadiannya? Terutama yang paling utama adalah tentang agamanya, kecantikannya, nasabnya dan kekayaannya (memilih pasangan dalam islam). Sedikit demi sedikit aku mencari informasi tentang dirinya, tentang seseorang yang selalu mengganggu hidupku dengan senyuman manisnya. Ternyata dia seorang mahasiswi Fakultas Psikologi di Universitas ternama di Kota Malang, wah dia adik angkatanku di kampus aku pun tersenyum bangga karena tak sulit bagiku untuk sekedar mengetahui tanggal lahir, dan alamat rumahnya. Setelah mengetahui tanggal lahir dan alamat rumahnya aku menjadi penasaran akan kepribadiannya, menurutku dia seorang yang sholihah, ramah walaupun egois, anggun, kekanak-kanakan, dan mudah sekali merubah keputusan, tapi itu hanya menurutku saja. Yang membuatku tertarik padanya bukanlah karena kecantikannya tapi karena keunikan kepribadiannya yang selalu memancingku untuk lebih mengenal dia, belum lagi busana yang dia kenakan selalu busana muslimah (versiku) menyita perhatianku padanya walaupun terkadang dia mengenakan busana yang bisa dibilang agak ketat. Tak hanya itu saja, banyak sekali hal-hal yang membuatku terkagum-kagum padanya.

Tiga tahun berlalu pasca wafatnya kekasih petamaku yang memberikan dampak yang sangat besar pada psikisku telah lenyap begitu saja disaat aku bertemu dengannya, dia merubah segalanya, dia mampu menghipnotisku, dia mampu menyita penuh perhatianku. Entah bagaimana dia telah membutakanku untuk melihat segalanya, aku tak bisa memandang yang lain walaupun banyak sekali yang sebenarnya bisa mengambil perhatianku, bayangannya selalu menutupi pandanganku, tapi, walaupun hal itu terjadi hanya satu yang tak mampu dia butakan, yaitu perhatianku, rasa kasih sayangku, dan rasa cintaku pada Almarhumah UMMI (Allahummaghfirlaha Warhamha Wa’afiha Wa’fu ‘Anha, Allahumma Laa Tahrimna Ajraha Wa Laa Taftinna Ba’daha Waghfirlana Wa Lahaa) dan ALLAH.

Setelah aku telah banyak mengenalnya aku mencoba untuk mendekatinya, mencuri perhatiannya untuk sekedar memandangku dan aku pun mencoba mengungkapkan perasaanku padanya, tampaknya dia merasa sulit untuk menerimaku, dia hanya kagum kepadaku tanpa ada sedikitpun rasa suka dihatinya. Aku terus memohon kepada Sang Ilahi untuk segera memberi jawaban atas kegundahanku, namun sampai saat ini aku belum mendapatkan jawabannya.

Sekarang dia berubah tidak lagi seperti saat awal aku mengenalnya. Saat ini dia ingin menjauhiku, dia ingin aku tak lagi memikirkannya, dia ingin aku tak lagi mendekatinya. Aku bingung bagaimana caranya untuk melakukan itu sedangkan dia telah menguasai fikiranku, aku tak bisa menghilangkan itu semua, dia selalu muncul saat aku ingin menghilangkan perasaanku padanya, berulang kali aku mencoba tapi tak mampu aku lakukan, perasaan cemburu yang sedari dulu tak pernah muncul pada diriku saat ini selalu muncul bertubi-tubi tanpa mengenal waktu dan sikon. Aku ingin selalu berada disisinya, saat dia sakit aku ingin rasa sakitnya dilimpahkan padaku, saat dia bingung aku ingin kebingungannya dilimpahkan kepadaku, aku ingin melihatnya selalu bahagia, selalu tersenyum manis seperti saat pertama kali aku melihatnya.

Ya sudahlah, lagian aku takkan pernah memaksa dia, ketika dia bahagia akupun ikut bahagia. Kini semua menjadi pertanyaan besar, yaitu mengapa harus dia??? Aku tak mampu untuk menjawabnya. Biarlah semua berjalan seperti air mengalir…

Engkau yang selalu mencuri perhatianku

Engkau yang selalu muncul saat aku ingin menghilangkan perasaanku padamu

Engkau yang selalu membuatku bertanya-tanya

Engkau yang tak pernah dapat aku tebak

Aku ingin menjadi yang sempurna bagimu

Aku ingin menjadi tempat curhatanmu

Aku ingin Engkau selalu disisiku

Aku ingin meringankan segala beban yang Engkau pikul

Aku penjahat cinta dan

Engkau polisi cinta

Aku ingin dipenjara olehmu

Didalam penjara cintamu

Sekarang…

Aku ingin mendekatimu

Engkau ingin menjauh dariku

Aku ingin selalu memikirkanmu

Engkau menuntutku untuk tak memikirkanmu lagi

“When I can naturalize my feeling, why I see He’s so far away with me. I don’t know why, I don’t know who must be blamed. This is so sick. When we come usual like you never said that word? I can forget it. Hardly, until out of my breath, but how about him? I need all my friends, my brother too. I wanna scream I need you brotha. I don’t know how long the distance between us. And why like I listen the time is speaking. This is my own mistakes. This is all because of me?”

“My feeling like. I lost him. Then, I miss him now. While, he’s really bussy now. And he doesn’t realize that I miss him.”

“Cinta bukanlah kata benda atau kata sifat yang begitu saja ada, namun cinta adalah kata kerja, yang mana kita harus berusaha untuk menumbuhkan cinta. Cinta itu laksana bunga yang harus ditanam, dipupuk, disiram dan dirawat agar bisa dinikmati keindahannya, ketika cinta itu bertepuk sebelah tangan mungkin kita salah atau gagal dalam merawat bunga tersebut, sehingga kita tak dapat menikmati keindahannya.”

“Cinta bertepuk sebelah tangan seperti halnya menanam bunga mawar di padang pasir yang tandus, bisa saja bunga itu tumbuh kalau kita mau berusaha dan bisa kreatif, tapi akan sia-sia ketika lahan tandus itu benar-benar tidak menghendaki adanya bunga mawar dilahannya.”

Terutuk dia yang telah mewarnai kehidupanku, yang telah membutakan mata hatiku, yang telah membuat kehidupanku penuh dengan tanda tanya. Dari aku yang selalu merindukanmu dalam hari-hariku, yang tak dapat menghilangkan bayanganmu dalam lamunanku. Semoga engkau selalu bahagia karena kebahagiaanmu kebahagiaanku juga. Jangan sampai telat makan yaa, jaga kesehatanmu, jangan lupa juga sholat malamnya, kalau kuliah jangan ngantuk yaa. Jadilah dirimu yang dulu karena dirimu yang dulu lebih baik dari dirimu yang sekarang. Salam buat seseorang yang telah meluluhkan hatimu.

Advertisements

About Admin

Menyelami Dunia Aktivis...

Posted on 6 October 2013, in ISENG-ISENG and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NALAR PSIKOLOGI

Mengungkap Istilah, Konsep Teori para Tokoh Psikologi, serta Rekam Jejaknya dalam Lantunan Sejarah, Perkembangan, hingga Masa Kejayaan

KINI IN ACTION

Kembali Ke Islam, Kembali Ke Fitrah

ARTLESSLY FIT

Health & fitness in the most simple, cost-effective and straightforward ways

MEDITASITE

Fadlur Rahman Official Site

Obat Ambeien Indonesia

Mengobati Ambeien Atau Wasir Dengan Cepat Dan Aman Yakni Ace Maxs Obat Herbal Berkhasiat Tinggi

Jari Manis Indonesia

Aktivasi kekuatan Pikiran

Mega Putih Outbound Provider

Your Partner Of Improvement!

Wisata Kuliner Arema

Find Food For Mood

Melancholia

a pleasure of being sad.

Tips dan Tricks

Indahnya Bebagi

%d bloggers like this: